Langsung ke konten utama

Mengelola Keuangan Agar Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha

 Modal pinjaman uang merupakan salah satu dari sekian banyak cara yang dipilih untuk mengawali sebuah bisnis. Para pebisnis harus dapat menggunakan dan mengelola dana pinjaman tersebut dengan baik, contohnya mengadakan pembelian barang dan jasa yang menunjang produktivitas bisnis yang Anda jalankan tersebut.


Mengelola Keuangan Agar Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha


Hal paling penting dan utama dalam menjalankan sebuah bisnis adalah modal usaha. Menjadi sangat krusial dan sejak awal membutuhkan perhitungan yang tepat dan matang. Pada umumnya, pebisnis akan membuat rencana mengenai modal tersebut akan dikelola dan digunakan seperti apa. Hal tersebut juga direncanakan agar usaha berjalan dengan stabil dan mengalami peningkatan keuntungan.


Disamping itu, banyak sekali para pengusaha yang memulai usaha yang dirintisnya dengan melakukan modal pinjaman uang terlebih dahulu. Pinjaman yang dilakukan oleh mereka tersebut digunakan untuk mengolah dan menunjang kegiatan bisnis untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu, pinjaman yang didapatkan tidak selamanya akan melilit Anda. Berikut ini beberapa tips mengelola keuangan bisnis tersebut.


Memilih dengan Tepat Jenis Utang


Seperti yang sudah diketahui khalayak luas, banyak jenis utang memiliki resiko tersendiri. Maka dari itu, pastikan Anda telah memilih jenis utang yang tepat bagi Anda sebelum memutuskan berutang untuk usaha. Jenis hutang dibagi ke dalam dua tipe, yaitu jangka panjang dan jangka pendek. Tipe hutang jangka panjang, biasanya dilirik oleh para pebisnis, karena harus mencapai goal dalam waktu yang cukup lama.


Jatuh tempo utang jangka panjang ini juga mencapai satu tahun lebih dan pelunasan modal pinjaman uang biasanya dibayar menggunakan aktiva tidak lancar. Salah satu contohnya adalah aset perusahaan (saham). Sementara hutang jangka pendek pelunasannya harus dilakukan dalam waktu yang cepat.


Miliki Akun Bank Khusus Bisnis


Pada umumnya, saat terjun ke dalam dunia bisnis Anda disarankan untuk tidak membuat akun yang sama antara akun bank bisnis yang Anda miliki dengan akun pribadi sendiri. Hal ini dilakukan untuk dapat mengontrol dan keuangan bisnis memiliki arus keuangan yang jelas dan transparan.


Selain itu, dengan memisahkan kedua akun bisnis dan pribadi tersebut Anda dapat terhindari dari kekeliruan dalam perhitungan keuangan. Maka dari itu, akan lebih baik uang bisnis dan uang pribadi Anda dibuat terpisah. Apabila Anda mencampur kedua hal tersebut, biasanya akan terjadi hal yang tidak diinginkan dan memiliki dampak yang negatif bagi kelangsungan bisnis Anda.


Disamping itu, Anda juga akan dianggap gagal untuk mengelola pinjaman yang sudah diberikan kepada Anda sebagai modal.


Membayar Cicilan dengan Disiplin


Jika memutuskan untuk melakukan modal pinjaman uang dan diterima, Anda tidak boleh menganggap mudah setiap tagihan yang menghampiri per bulannya. Mengelola keuangan bisnis dapat Anda mulai dari membayar cicilan dengan disiplin.


Siapkan jadwal untuk melakukan persiapan pembayaran terlebih dahulu. Menjadi lebih baik jika Anda membayar cicilan tersebut dalam waktu sebelum tanggal  jatuh tempo. Anda juga perlu melakukan pengecekan keuangan agar tidak ada tunggakan cicilan.


Apabila terjadi tunggakan, Anda akan ditambahkan biaya bunga yang cukup tinggi pada periode berikutnya. Anda juga dapat memotivasi diri sendiri untuk melunasi hutang-hutang yang ada dan terbebas dari beban financial.


Memiliki Catatan Lengkap Mengenai Arus Kas


Setiap bisnis yang Anda mulai, haruslah memilih catatan pengelolaan keuangan. Misalnya saja catatan yang paling sederhana adalah pencatatan pemasukan dan pengeluaran usaha tersebut. Dengan melakukan pencatatan yang jelas, terperinci dan transparan, aktivitas dan keuangan arus bisnis akan dapat berjalan dengan baik.


Disamping itu, pencatatan tersebut akan memudahkan Anda sebagai owner untuk melihat besaran uang yang masuk dan keluar dari usaha Anda tersebut, dan pengeluaran yang dilakukan tersebut dapat diketahui digunakan untuk keperluan apa saja.


Anda juga dapat melakukan evaluasi financial dari catatan arus kas tersebut. Apabila anggaran yang dibuat terlalu berlebihan dapat Anda kurangi sesuai kebutuhan.


Menambah Aset


Memulai sebuah bisnis atau usaha dengan melakukan peminjaman modal adalah suatu hal yang biasa. Berangkat dari hal tersebut, Anda dapat menambahkan asset yang banyak. Sebagai contoh, anda akan melakukan peminjaman sebanyak Rp25 Juta dengan tenor 12 bulan dan suku bunga 0 persen.


Misalnya Anda diketahui akan membuka usaha sebuah toko A. Pelunasan  atas pinjaman tersebut dapat dilakukan dengan cicilan sebesar Rp2 Juta tiap periode (per bulan). Menyikapi contoh tersebut, Anda dapat melakukan rincian omset yang dihasilkan oleh usaha Anda sebesar Rp1 Juta per hari.


Biaya operasional yang dikeluarkan sebesar Rp25 Juta tersebut merupakan rincian perhitungan per satu bulan. Hal ini menunjukkan bahwa Anda akan mendulang keuntungan bersih sebesar Rp5 Juta. Keuntungan yang Anda dapatkan tersebut dapat digunakan untuk melakukan cicilan dari pinjaman yang Anda lakukan setiap bulan. Dari hal tersebut pula, Ada dapat menambahkan asset usaha.


Rasio Keuangan


Untuk melakukan pinjaman sebagai modal bisnis, akan dapat terpenuhi jika debitur mempunyai rasio hutang yang tergolong baik terhadap pendapatan. Rasio utang yag ideal sebesar 30 persen dari total penghasilan Anda. Dengan begitu, Anda harus dapat menjaga rasio utang yang dimiliki agar tidak terlampau batas. Anda harus dapat mengontrol keinginan untuk menambahkan hutang sekalipun dengan nominal yang kecil.


Bagi Anda yang selalu menjaga pendapatan dan rasio utang di angka yang sama, serta secara teratur dalam melakukan pembayaran cicilan dapat berdampak positif terhadap skor kredit Anda, dan di SLIK akan terbebas dari blacklist dan menjadi nilai yang baik.


Hutang yang menjadi sebuah modal usaha diibaratkan sebuah oase bagi para pebisnis. Maka dari itu, hutang yang dilakukan untuk modal usaha ini adalah hal yang wajar terjadi pada siapa saja. Walaupun begitu dianggap sebagai hal yang wajar, Anda jangan terlena dan harus diperhatikan dengan baik agar tidak membuat kondisi finansial usaha Anda semakin terpuruk.


Anda harus dapat mengatur keuangan dan hutang yang Anda miliki dengan bijaksana. Disarankan untuk menghindari pinjaman ke bank sebagai modal usaha yang belum jelas dan pasti potensinya, karena Anda masih harus mengembalikan hutang tersebut dengan cicilan.


Memperbaiki Skor Kredit


Skor kredit adalah hal penting yang perlu Anda perhatikan sebelum mengajukan pinjaman. Skor kredit  yang baik dapat memudahkan Anda untuk mendapatkan pinjaman modal usaha yang Anda perlukan. Selain itu, Anda bisa mendapatkan bunga pinjaman yang lebih kecil jika skor kredit Anda baik.


Apakah skor kredit Anda sudah baik? Jika belum, Anda perlu belajar memperbaikinya. Bagaimana caranya? Anda bisa membaca tips memperbaiki skor kredit dalam artikel ini.


Itu tadi beberapa cara mengelola keuangan bisnis agar bisa mendapatkan pinjaman modal usaha. Pengelolaan keuangan ini perlu Anda lakukan dengan disiplin untuk memperlancar pemerolehan pinjaman modal usaha dari investor. Selamat mencoba!


sumber

Komentar